Dari A – Z, Ini Yang Harus Ibu Rumah Tangga Ketahui Mengenai Tempat Cuci Piring

Masih ada beberapa rumah tangga yang mencuci piringnya di kamar mandi, terutama mungkin karena ruang yang tidak mendukung. Namun jika anda sudah bisa menyediakan ruangan dengan tinggi paling tidak 75 cm dan lebar 40 cm, maka anda sudah bisa membuat tempat cuci piring di dapur anda. Jika anda merencanakan untuk membuat atau mungkin membuat ulang tempat cuci piring, ketahui hal-hal berikut terlebih dahulu.

Bahan apa yang akan anda gunakan untuk membuat tempat cuci piring? Kebanyakan orang akan memilih aluminium karena mudah dirawat, terlihat cantik dan elegan, serta murah biaya pengerjaannya. Namun yang perlu anda tau, masih ada resiko karat pada aluminium yang sebenarnya dapat dibersihkan dengan cuka atau baking soda saja. Selain aluminium, untuk memberikan kesan lebih klasik, banyak juga ibu rumah tangga yang memilih membuat tempat cuci piringnya dari keramik. Keramik memberikan kesan lebih kokoh namun ada resiko terhantam dengan perabotan lainnya yang jika terlalu keras dapat mengakibatkan pecahnya bagian-bagian di tempat cuci piring. Selain itu, granit dan kayu seringkali dipertimbangkan meskipun kayu rentan lapuk jika sering terkena basah.

Setelah anda menentukan bahan, anda mungkin akan memilih ukuran terlebih dahulu dibandingkan model. Jika anda menggunakan bak cuci piring yang ada di pasaran, rata-rata ukuran panjangnya adalah mulai dari 40 cm hingga 1 meter, tergantung jumlah bak cuci yang ada. Ada tempat cuci piring yang dijual dengan satu bak (single basin), dua bak (double basin), dan ada juga yang tiga bak (triple basin) dengan ukuran bervariasi, mulai dari yang kecil maupun besar. Yang pasti, kedalaman setiap bak ini berkisar antara 20 hingga 30 cm. Berapa basin kah yang cocok untuk dapur anda? Semua tergantung jumlah perabotan yang anda gunakan, dan seberapa sering anda mencuci piring.  Jika anda termasuk sering mencuci piring, atau memiliki perabotan banyak, dan memasak dalam jumlah banyak, maka anda sebaiknya memilih tempat cuci piring dengan dua bak. Tempat cuci piring dengan double basin juga tersedia dalam ukuran kecil menyesuaikan dapur anda.

Setelah mencuci, tentu anda akan mengeringkan perabotan tersebut di rak penyaring. Anda bisa memilih untuk meletakkan rak kecil di bagian datar tempat pencuci piring, atau jika anda memiliki dua basin tanpa bagian datar, anda dapat menyusun rak yang lebih kecil di salah satu bak. Rak penyaring ini biasanya dijual di pasaran dengan bahan kayu, besi, atau bahkan plastik. Rak penyaring ini sangat berperan untuk mengurangi basah/becek/bercak air di dapur anda, air yang masih tersisa di perabotan akan menetes dengan sendirinya. Jika tidak, anda harus bersedia untuk mengelap perabotan terlebih dahulu sebelum menempatkannya di rak biasa.

Bagaimana dengan kran? Kran yang harus diputar untuk dibuka membutuhkan waktu yang lama dan menyulitkan anda dalam mencuci piring. Belum lagi jika kran tersebut berkarat, maka akan sulit diputar. Kebanyakan ibu rumah tangga sekarang lebih menyukai kran yang hanya perlu ditap ke atas atau ke bawah untuk membuka dan menutup. Jika anda memiliki anggaran lebih, membeli kran dengan sistem buka tutup otomatis bersensor akan menghemat penggunaan air anda.

Terakhir, jangan lupa untuk selalu memperhatikan apa yang masuk ke dalam lubang pembuangan pada bak cuci piring anda. Pastikan tidak ada benda/kotoran besar yang lebih besar daripada pipa pembuangan, agar tidak ada yang menyangkut dan menyebabkan tempat cuci piring tersumbat. Selain itu, rajinlah membersihkan tempat cuci piring anda dengan spons basah ditemani beberapa tetes Sunlight untuk selalu menjaga kilaunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *